Urban dreamer

artsy-tektur:

Ada masa-masa di mana makna pertemuan menjadi begitu absurd. Dia tak lagi sekedar persamaan ordinat dari dua titik yang berbeda, karena sepertinya titik temu tak lagi hanya sekedar fisik.
Saat di mana dia menjelma menjadi rinai hujan yang membuat riak di genangan air. Ketika keberadaan adalah penurunan temperatur atau bias air yang menyentuh diri. Karena indra merasai kesamaan dengan masa lalu, maka tanpa sadar terjadi perjumpaan dengan kenangan.
Lain waktu saat perbedaan titik menjadi jarak, kata-kata hadir merajut sambungan yang mempertemukan. Karena fisik memang bisa dipisahkan oleh jarak, tapi bukan jarak yang memisahkan pemikiran yang ingin bersapa.
Karena memang tak ada yang kebetulan, sehingga kehadiran jarak tak perlu ditentang. Menerima jarak, dalam suatu cara yang aneh, bisa menjadi simpul pertemuan. View Larger

artsy-tektur:

Ada masa-masa di mana makna pertemuan menjadi begitu absurd. Dia tak lagi sekedar persamaan ordinat dari dua titik yang berbeda, karena sepertinya titik temu tak lagi hanya sekedar fisik.

Saat di mana dia menjelma menjadi rinai hujan yang membuat riak di genangan air. Ketika keberadaan adalah penurunan temperatur atau bias air yang menyentuh diri. Karena indra merasai kesamaan dengan masa lalu, maka tanpa sadar terjadi perjumpaan dengan kenangan.

Lain waktu saat perbedaan titik menjadi jarak, kata-kata hadir merajut sambungan yang mempertemukan. Karena fisik memang bisa dipisahkan oleh jarak, tapi bukan jarak yang memisahkan pemikiran yang ingin bersapa.

Karena memang tak ada yang kebetulan, sehingga kehadiran jarak tak perlu ditentang. Menerima jarak, dalam suatu cara yang aneh, bisa menjadi simpul pertemuan.